Manual is Fun!!
akhir akhir ini aku mulai belajar menggunakan mode manual di kamera Canon S5 punya kantor.
trik pertama yang kupelajari adalah memotret sebuah objek tapi backgroundnya kabur.
ini hasilnya.


lumayan kan buat pemula
klo ini foto laptop dell vostro ku (a.k.a joko wardoyo). difoto pas aku lagi nunggu data di dinas kesehatan halmahera barat.

tampangnya agak butut ya
Do I Look Stupid!?
~There are nine million bicycles in Beijing
That’s a fact,
It’s a thing we can’t deny
Like the fact that I will love you till I die.
We are twelve billion light years from the edge,
That’s a guess,
No-one can ever say it’s true
But I know that I will always be with you. ~
Semenjak aku balik ke Ternate, aktivitas ngeblog jadi terasa sangat berat.
Gimana gak berat, selain internetnya lemot, disini jadwal mati lampu 3 kali sehari!!
Pagi jam 9 mati sampe jam 12. kloter kedua jam 3 sampe jam 5 dan terakhir jam 8 malam sampai jam 12.
Lha trus kapan aku bisa kerja?? (baca: ngeblog dan main Solitaire)Anyway, sebelum balik ke Ternate aku menyempatkan diri untuk mampir ke sekolah lamaku SMU 5 Surakarta.
Ketika aku lagi asyik keluyuran sambil TPTP (Tebar Pesona Tanpo Pekewuh) sama adik kelas, aku bertemu wali kelasku dulu, Ibu E.
Ibu E : ” Koni sekarang kuliah dimana?
Koni : ” Saya udah lulus Bu. Dulu saya kuliah di STAN.
(terkejut dan tak percaya)
Ibu E : “Masa kamu bisa masuk STAN !?”
Koni : “Iya bu. Bener.”
Ibu E : Oh gitu. Ya udah ibu mau ke ruang guru dulu. Sukses ya.
Koni : ” makasih bu”Gak ada yang istimewa di hari itu sampai aku berjalan melewati ruang guru dan mendengar ribut ribut.
aku mendekat dan mendengar suara Ibu E.
Ibu E: Tahu nggak bu, si koni itu lulusan STAN lho.
Ibu Y: KONI!? Koni yang itu? Koni yang nilainya selalu Dji Sam Soe (baca: 2 3 4 ) itu ?
Thief of Baghdad
Di dunia ciptaan Allah ini, tak pernah ada wanita yang mampu menyentuh bayangan kaki Zubaidah, Saudaraku.
Ibarat pakaian, ia berwarna putih keemasan.
Ibarat bunga, ia adalah melati Persia
Ibarat musim, ia adalah musim semi
Sungguh, bahkan sebagai mahkluk, ia adalah perwujudan cinta itu sendiri~

Pada waktu bookfair di solo kemarin saya beli 3 buku.
Thief of Baghdad, Digital Fortress dan Famished road.
Yang paling mahal Digital Fortress. aku beli seharga 25 ribu padahal di di gramed masih 70 ribu
buku yang pertama kubaca adalah Thief of Baghdad karangan Alexander Romanoff (a.k.a Achmed Abdullah).
Dari segi cerita sih biasa saja.
Sang pencuri jatuh cinta sama sang putri terus ada sedikit petualangan lalu mereka menikah dan hidup bahagia selama lamanya.
Hal ini sudah saya sadari sebelum membeli buku ini. Alasan saya tetap membeli buku ini walau sudah tahu plotnya karena saya terpesona dengan permainan kata pengarangnya dengan gaya khas sastra timur tengah.
Buku ini cukup menyenangkan untuk dibaca di waktu senggang. Dan uraian kata katanya tidak membosankan walau dibaca berulang ulang. Berikut ini adalah salah satu kutipan favorit saya.
~Apa artinya cinta tanpa imajinasi.
Tidakkah kita selalu membayangkan tubuh dan jiwa kekasih kita sebagai yang terindah dimuka bumi?
Demikian pula halnya pikiran Ahmad tentang Zubaidah.
Ia memang bukan satu satunya. Tapi demi Rasulullah -salam sejahtera bagi beliau- aku sendiri pernah bertemu wanita di Samarkand, berusia tujuh puluh tahun, bodoh dan gemuk seperti babi kekenyangan.
Tapi di Samarkand pula aku bertemu seorang lelaki yang bersumpah demi Alquran bahwa wanita itu begitu elok sampai mampu membuat tersipu iri dan cemburu.
Lho…!? Ini kan…
~I believe in fate
but I believe chances is something we must create~
Awalnya cerpen yang ingin kubuat adalah cerpen dark fantasy ato cerita yang penuh dengan paradox.
Karena dark fantasy membutuhkan deskripsi setting yang sangat detail dan terlalu sulit bagi pemula seperti diriku ini maka aku memilih untuk bikin cerita detektif kasus pembunuhan dengan setting sebuah sekolah SMU.
Ini diilhami dari pertanyaan yang dikirim saudara hyde (Penulis buku dark moon) yang memang sering menulis cerita tentang pembunuhan dan penganiayaan
“Mana yang kaupilih?”
“Membunuh orang yang kaucintai atau…”
“Dibunuh oleh orang yang kaucintai”
Dark banget kan!? (^_^)
Singkat cerita saya mulai menulis cerpen tersebut
~Tiga hari kemudian…~
Cerpennya sudah hampir jadi dan aku membaca kembali manuskrip tersebut untuk mereview plotnya.
Paragraf demi paragraf kubaca dan aku pun terkesiap…
Dengan gemetar aku membalik halaman demi halaman
“Lho…!? Ini kan….”
The frog prince
akhir akhir ini aku lagi belajar nulis cerpen. nhaa… pas lagi cari cari bahan cerita di internet, aku nemu cerita parodi frog prince. lucu banget.
dicopy dari:
http://novi.portland.co.uk/stories/pangeran-katak.php
Pangeran Katak
Alkisah disuatu zaman Novi in a wonderland, dikerajaan boongan, hiduplah seorang
raja yang arif dan bijaksana, tapi sayang putri satu-satunya sangatlah
congkak,sombong dan susah sekali menjaga perkataannya.
Suatu hari dia bermain bekel (ngga’ keren amat nih putri)…. tiba-tiba bola
bekelnya terlempar keluar, dia sibuk mencari…. dan hampir putus asa.
“Yach … gimana sih bola bekel satu-satunya dinegeri ini hilang, belum tentu
si om yang yang di ‘Quantum Leap’ itu datang kesini lagi. Kemaren aja … karena
salah masang waktu makanya kesasar ke tahun ini, yach gimana dong…” kata putri
sambil mencari-cari bola bekel di balik rumput.
Beberapa saat berselang dan bola bekel belum ketemu juga, sang Putri putus
asa dan berkata lah dia, “Barangsiapa yang bisa menemukan bola bekelku itu,
kalau perempuan akan aku jadikan pembantu, he… he… ngga’ koq jadi saudara
angkatku, dan kalau laki-laki akan aku jadikan suamiku”.
Secara sengaja ikrar sang Putri terdengar oleh beberapa ekor katak yang emang
dari tadi nungguin sang Putri mengatakan kata-kata itu. Mereka langsung mencari,
dan kebetulan pula mereka menemukannya secara bersamaan.
“Putri ini dia bola bekelnya, kami yang menemukannya”, lima ekor katak
berkata hampir bersamaan.
Kontan aja sang Putri kaget keheranan melihat lima ekor katak yang muncul,
“Lho ini ngga’ sesuai skenario nih.”
Doraemon tamat !?
Waktu aku SD, aku sama sekali gak bisa bangun pagi kecuali hari minggu.
Why? Karena hari minggu adalah jadwal nonton doraemon di rumah Pak RT. Jaman segitu sih di kampungku yang punya tv channel uhf cuma Pak RT
saking populernya doraemon di indonesia sampai sampai kedutaan jepang menjadikan doraemon sebagai duta kebudayaan bagi indonesia
BTW bagi yang pengen baca tamatnya doraemon silahkan klik
Komik ini bukan merupakan ending resmi dari doraemon, karena pihak fujiko studio sudah mengumumkan bahwa mereka belum akan merilis ending doraemon. Dikabarkan pihak fujiko studio sudah meminta pengarang doraemon untuk menyiapkan ending resmi untuk doraemon untuk antisipasi jika terjadi apa apa dengan pengarangnya.
Btw, minggu depan aku kan dinas ke weda, halmahera tengah selama 2 minggu. jadi kayaknya sih gak akan update dulu selama 2 minggu.
bagi yang pengen tahu Weda kayak apa, silahkan klik
http://www.indobackpacker.com/2007/12/kepulauan-maluku-utara-ii-sofifi-weda-gebe/
Ja ne~
~aku ingin begini~
~aku ingin begitu~
~ingin ini, ingin itu banyak sekali…~
sway
Masih pada inget lagu Sway yang dulu dipakai sebagai jingle iklan rokok LA **** yang adegannya seorang laki laki sedang memijat seorang cewek sexy di pinggir pantai tapi ternyata itu cuma khayalan?
lagu ini sendiri adalah versi inggris dari lagu mambo berbahasa spanyol berjudul Quién será yang artinya kira kira “who will be”. Lagu ini juga sudah dinyanyikan ulang oleh lebih dari 20 penyanyi dengan berbagai versi. versi terbarunya adalah versi yang dinyayikan michael buble dan pussycat dolls.
klo ngedengerin lagu ini rasanya seperti sedang berdansa di klub mewah jaman gangster masih berjaya.
Cihuy banget lah pokoknya
Sway
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have that magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have that magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now
abis baca travelers tale (tribute to Adithya Mulya)
Tadi pagi jam 3 aku baru selesai baca travelers tale (jusuf part only).
travelers tale sendiri ditulis oleh 4 orang pengarang yang masing masing menulis cerita dari sudut pandang salah satu tokoh.
sebagaimana karangan adithya mulya yang lain, jusuf part di buku ini memiliki gaya bertutur yang menarik. alurnya cepat dan berliku.
membaca Jusuf part seperti naik mobil tanpa rem sambil menuruni jalanan gunung yang berliku. sekali memulai kita sama sekali tak bisa berhenti karena kita akan selalu menantikan (kebodohan) apa yang akan terjadi selanjutnya.
Buku Aditya mulya yang pertama kali kubaca adalah jomblo tapi favorite ku adalah Gege Mengejar Cinta.
cerita Gege mengejar cinta dimulai dari sebuah pertanyaan sederhana.
“Mana yang akan kaupilih? Orang yang kaucintai? Atau orang yang mencintaimu”
dan entah bagaimana dari pertanyaan sesimple itu cerita bisa berkembang menjadi dengan adegan kejar kejaran di airport yang melibatkan ondel ondel, petugas bandara, badut Psycho, turis jepang gak penting dan sersan suparno, seorang polisi lalu lintas berhati mulia.
trus juga ada sandiwara radio nya yang menambahkan nilai plus didalam plot cerita ditambah lagi gaya adithya mulya yang sering menambahkan footnotes yang gila.
hari ini Dee ngirimin travelers tale untukku. Yay!
Warming Up
Ini adalah post pertamaku setelah sekian lama hiatus. Ternyata susah juga untuk menulis setelah sekian lama gak nulis.
Menurut teori dari the beautiful and mischievous Boni-chan (No… She’s not my twin…)
“Tulis saja hal hal kecil yang kamu suka .”
So here we goes. You know what I like? Steak. I don’t like it as much as some other things like cake or chocolate ( of course chocolate cake is a whole different story ^_~) but i still like it enough to order it for main course whenever it’s available.
Did I mention I like Steak? (I did… Crap! ).
I also like any kind of Juice. Recently I buy juice product from thailand. The juice brand is Tipco. I prefer tipco than buavita because tipco have a lot option of taste. They have single juice and mixed juice. So, which one will it be…
Guava…, carrot…, mango… So usual.
Orange…, apple… BOOORIING!!
Carrot with a dash of lime… Mmm… thats nice.
Spinach mixed with Broccoli… Now, thats really a JUICE!!
rich with iron, vitamin A, C, E, fiber and other stuff!! And most of all its 100% juice without water or sugar added!! So i decide to buy it.
Before we eat anything we should read the label. So I did.
Shake before you drink.
OK. Shake… Shake… Shake… Done!
Better taste when its cold.
OK. Put ice on the glass. Done!
So I open the container and pour the juice into the glass.
OH MY GOSH!!! Its green, its thick, its gooey, and awfully smell. Its literally look like SH*T
Well. Because i buy it, a t least i should try it. After all, its good for my body. So i decided to drink one glass in a quick shot.
Here we goes. 1,2,3… GULP!
OHH MY GOD!!! Its awfully bitter, no sweet taste at all!
Its look like SH*T and taste like SH*T!!
“BAYAM CAMPUR BROKOLI !? SIAPA YANG MAU BELI JUICE KAYAK GINI ? SAPI !?” ( Come to think of it, i feel like a cow already)
So i return to the store and buy a new juice. This time is White grape mixed with Aloe vera.
and its quite good.
So whenever you go to the mall or supermarket and find TIPCO spinach mixed with broccoli juice…
Please, do try…
Walk X Crumble X Pride
Jumat kemarin seperti yang sudah dijadwalkan, saya dan beberapa teman akan berjalan kaki keliling ternate dengan dipimpin oleh Kasubbag Umum sebagai kepala suku. Berikut kronologisnya:
dari sebelah kiri: Moko (di depan), Topik (dibelakang), Mas Haris, Upik (paling belakang), Zufrin (tengah), Koni (depan) dan Jun. semua tampangnya masih semangat.
2 jam berjalan, masih tetap semangat
setelah 3 jam berjalan kami istirahat untuk makan. waktu itu jam 2 pagi.
pas lagi asyik asyiknya makan, kami didekati oleh sekelompok peronda. kami ditanyai mo kemana dan ada keperluan apa.
dalam kondisi inilah upik dan jun menunjukkan keahliannya sebagai penduduk lokal. mereka berdua dengan sigap menjawab semua pertanyaan para peronda. setelah jun dan upik selesai berbincang bincang dengan para peronda, akhirnya para peronda pergi dan mempersilahkan kami untuk beristirahat dan meneruskan perjalanan.
karena aku penasaran, aku langsung tanya pada upik, ” Ada apa, Pik?”
upik menjawab dengan tampang serius “Kata mereka suruh hati hati, ada isu orang jawa datang ke ternate mau potong kepala. Katanya mo buat tumbal lumpur Lapindo”
OH MY GOD!!!!
Siapa yang dengan kejamnya menebar isu kayak gitu!? lagipula emang di jawa sudah kekurangan kepala apa!? sampe nyari tumbal aja harus jauh jauh ke ternate.
akhirnya perjalanan dilanjutkan
setelah berjalan 5 jam tepatnya jam 4 pagi, kami memutuskan untuk beristirahat.
karena posisi kami didalam hutan kami memilih beristiharat di atas aspal. Ide yang buruk sebenarnya. Karena pada jam segitu para pedagang sayur mulai turun menuju ternate naik motor dan angkot. Terbukti, kami 2 kali hampir dilindas motor dan angkot.
sambil mengistirahatkan kaki saya memandang ke langit mengagumi bintang.
Cahaya bintang, suara hewan hewan malam dan sayup sayup debur ombak. Sungguh sebuah suasana yang terlalu indah untuk digambarkan dengan kata kata.
Dan setelah beberapa lama saya mulai tertidur di atas aspal. Ini pertama kalinya saya tidur di atas aspal ditengah hutan.
Ini adalah moment yang sangat membekas di hatiku. Tarzan aja belum pernah tidur diatas aspal di tengah hutan.
Dan Upik yang kecapekan mengigau memanggil manggil ojek dalam tidurnya.
kami meneruskan perjalanan kami di pagi hari. karena kondisi para peserta yang sudah tidak memungkinkan (kaki melepuh parah dan mengigau memanggil ojek) akhirnya kepala suku memutuskan untuk menghentikan perjalanan. jadi kami hanya menenpuh 30 km dari total 45 km keliling pulau ternate.
Upik yang kecapekan tertidur di atas ayunan.
Sedangkan saya terkapar di pinggir pantai dengan tubuh yang hancur dan harga diri yang tetap utuh
-
Arsip
- November 2008 (5)
- Juli 2008 (4)
- Februari 2008 (2)
- September 2007 (1)
- Juli 2007 (1)
- Juni 2007 (1)
- Mei 2007 (7)
- April 2007 (6)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS











